Rabu, 25 Juli 2012

About IO Stream


     What is IO Stream ?
IOStream merupakan sumber input atau output tujuan. Sebuah stream dapat mewakili berbagai macam sumber dan tujuan, termasuk file disk, perangkat, program lain, dan array memori. IOStream mendukung banyak jenis data, termasuk byte sederhana, tipe data primitif, karakter lokal, dan objek. Beberapa aliran sekedar menyampaikan data, orang lain memanipulasi dan mengubah data dengan cara yang bermanfaat. Kira-kira dapat dianalogikan seperti ini.
Alur program menggunakan inputstream untuk membaca data dari sebuah sumber
Alur program menggunakan output stream untuk menulis data ke tujuan

Tipe-tipe stream yang digunakan

       1.         Stream Karakter dan Byte 

            Secara umum ada dua tipe dari stream, yaitu stream karakter dan byte. Kita hanya mengulang perbedaan mendasar antara keduanya. Stream byte adalah abstraksi file atau alat untuk data biner sedangkan stream karakter adalah untuk karakter Unicode.

       2.         Stream Input dan Output

                  Class InputStream dan class Reader adalah superclass-superclass dari semua input stream. Class OutputStream dan class Writer adalah class-class root dari semua output stream. Input stream juga dikenal sebagai stream sumber (source stream) sejak kita memperoleh informasi dari stream ini. sementara itu output stream disebut juga stream hasil(sink stream).

       3.         Node dan Filter Stream    
                
                  Stream node adalah sebuah stream dengan fungsi dasar berupa fungsi membaca atau menulis dari sebuah lokasi khusus seperti pada disk atau dari jaringan. Filter Stream adalah suatu stream yang diletakkan pada layer stream node diantara threads atau proses untuk menyediakan fungsi tambahan yang tidak dapat ditemukan dalam stream node oleh stream node itu sendiri. 

     Stream Chaining ?
Pada intinya, stream chaining adalah penambahan lapisan pada sebuah stream node.
Class Reader & Class Writer

Class Reader adalah suatu stream yang menggambarkan stream karakter yang digunakan untuk membaca sedangkan Class Writer adalah suatu stream yang menggambarkan  stream karakter  yang  digunakan  untuk menulis. 




Berikut contoh Penerapan Code pada Class Reader & Class Writer :

Perhatian !  untuk warna font merah berarti menandakan bahwa hal tersebut adalah Class Node & Filter Reader atau Writer. 

import java.io.*;
class dessy_11 {
void copy(String input, String output) {
/* Mengizinkan  penyimpanan  sementara  karakteryang  bertujuan  untuk  menyediakan fasilitas pembacaan karakter, arrays, dan bait */
/* Menyediakan  penyangga  karakter  bertujuan  untuk  menyediakan  efisiensi  penulisan karakter, array, dan garis */
BufferedReader reader; BufferedWriter writer; String data;
try {
      /* Untuk membaca karakter ke sebuah file */
reader = new BufferedReader(new FileReader(input));
/* Untuk menulis karakter ke sebuah file */
writer = new BufferedWriter(new FileWriter(output));
while ((data = reader.readLine()) != null) {
writer.write(data, 0, data.length());
}
reader.close();
writer.close();
} catch (IOException ie) {
ie.printStackTrace();
}
}
public static void main(String args[]) {
String inputFile = args[0];
String outputFile = args[1];
CopyFile cf = new CopyFile();
cf.copy(inputFile, outputFile);
}
}



Selasa, 24 Juli 2012

Perkembangan JAVA

Bahasa Pemrograman  Java pertama lahir dari The Green Project, yang berjalan selama 18 bulan, dari awal tahun 1991 hingga musim panas 1992. Proyek tersebut belum menggunakan versi yang dinamakan Oak. Proyek ini dimotori oleh Patrick Naughton, Mike Sheridan, James Gosling  dan Bill Joy, beserta sembilan pemrogram lainnya dari Sun Microsystems . Salah satu hasil proyek ini adalah maskot Duke yang dibuat oleh Joe Palrang.
Pertemuan proyek berlangsung di sebuah gedung perkantoran Sand Hill Road di Menlo Park. Sekitar musim panas 1992 proyek ini ditutup dengan menghasilkan sebuah program Java Oak pertama, yang ditujukan sebagai pengendali sebuah peralatan dengan teknologi layar sentuh (touch screen), seperti pada PDA sekarang ini. Teknologi baru ini dinamai “*7″ (Star Seven).
Setelah era Star Seven selesai, sebuah anak perusahaan TV kabel tertarik ditambah beberapa orang dari proyek The Green Project. Mereka memusatkan kegiatannya pada sebuah ruangan kantor di 100 Hamilton Avenue, Palo Alto.
Perusahaan baru ini bertambah maju: jumlah karyawan meningkat dalam waktu singkat dari 13 menjadi 70 orang. Pada rentang waktu ini juga ditetapkan pemakaian Internet sebagai medium yang menjembatani kerja dan ide di antara mereka. Pada awal tahun 1990-an, Internet masih merupakan rintisan, yang dipakai hanya di kalangan akademisi dan militer.
Mereka menjadikan perambah (browser) Mosaic sebagai landasan awal untuk membuat perambah Java pertama yang dinamai Web Runner, terinsipirasi dari film 1980-an, Blade Runner. Pada perkembangan rilis pertama, Web Runner berganti nama menjadi Hot Java.
Pada sekitar bulan Maret 1995, untuk pertama kali kode sumber Java versi 1.0a2 dibuka. Kesuksesan mereka diikuti dengan untuk pemeritaan pertama kali pada surat kabar San Jose Mercury News pada tanggal 23 Mei  1995 .
Sayang terjadi perpecahan di antara mereka suatu hari pada pukul 04.00 di sebuah ruangan hotel Sheraton Palace. Tiga dari pimpinan utama proyek, Eric Schmidt dan George Paolini dari Sun Microsystems bersama Marc Andreessen, membentuk Netscape.
Nama Oak, diambil dari pohon oak yang tumbuh di depan jendela ruangan kerja “bapak java”, James Gosling. Nama Oak ini tidak dipakai untuk versi release Java karena sebuah perangkat lunak sudah terdaftar dengan merek dagang tersebut, sehingga diambil nama penggantinya menjadi “Java”. Nama ini diambil dari kopi murni yang digiling langsung dari biji (kopi tubruk) kesukaan Gosling.
Sumber: http://pertiwimaharani.blogspot.com/